Video di bawah untuk membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan buat orang tua / kakak, apa sih bedanya scratch junior dengan scratch? Apa sih syarat-syarat masing-masing? Mana yang lebih sulit dipelajari? Banayk kok kesamaannya, bedanya bisa dilihat di video di bawah (bukan cuma beda maskot kucingnya loh).

Untuk website masing-masing:

  • Scratch Jr: www.scratchjr.org
  • Scratch: scratch.mit.edu

Selain perbedaan di atas (video), ada juga kelebihan jika menggunakan Scratch 3.0. Salah satunya bisa koneksi ke hardware / periperal lainnya seperti BBC Micro:bit, Lego, Google Translate (bukan hardware, tetapi service), Text to Speech / Talk (dari AWS / Amazon), dan lainnya.

  1. Kelompok Usia Sasaran:
    • ScratchJr: Dibuat khusus untuk anak-anak usia 5-7 tahun.
    • Scratch: Dianjurkan untuk anak-anak usia 8 tahun ke atas.
  2. Platform:
    • ScratchJr: Aplikasi mobile yang tersedia untuk tablet, seperti iPad dan tablet Android.
    • Scratch: Berbasis web dan juga tersedia dalam bentuk desktop untuk sistem operasi seperti Windows, macOS, dan Linux.
  3. Antarmuka Pengguna:
    • ScratchJr: Antarmukanya lebih sederhana dan intuitif untuk anak-anak muda. Blok-blok kode berbentuk lebih sederhana dengan gambar yang menggambarkan fungsinya.
    • Scratch: Menawarkan antarmuka yang lebih kompleks dengan lebih banyak fitur dan opsi. Memungkinkan pengguna untuk membuat proyek yang lebih rumit.
  4. Fitur Pemrograman:
    • ScratchJr: Menyediakan subset dari fitur Scratch. Fokus pada konsep dasar pemrograman.
    • Scratch: Menawarkan fitur pemrograman yang lebih lengkap, termasuk variabel, daftar, dan fungsi yang lebih kompleks.
  5. Komunitas dan Berbagi:
    • ScratchJr: Tidak memiliki fitur komunitas atau kemampuan untuk berbagi proyek dengan pengguna lain.
    • Scratch: Memiliki komunitas online besar di mana pengguna dapat berbagi, mengomentari, dan mengkolaborasikan proyek.
  6. Bahasa Pemrograman:
    • ScratchJr: Menggunakan sistem drag-and-drop dengan blok kode yang lebih sederhana dan lebih sedikit.
    • Scratch: Menggunakan sistem drag-and-drop juga, namun dengan lebih banyak blok kode dan kemampuan yang lebih kompleks.
  7. Cerita dan Animasi:
    • ScratchJr: Fokus pada cerita pendek dan animasi sederhana.
    • Scratch: Memungkinkan pembuatan game, cerita interaktif, animasi, dan simulasi yang lebih kompleks.

Untuk kelas scratch sudah tersedia di kelas scratch: https://www.anakbisa.com/courses/jago-bikin-game-dengan-scratch/ .

Leave a Comment