Proyek RGB LED Anoda Bersama dengan Arduino

Pendahuluan

Selain menggunakan RGB LED dengan katoda bersama, ada juga tipe anoda bersama (common anode) yang bekerja dengan logika yang terbalik. Pada tipe anoda bersama, kaki common terhubung ke VCC (5V), sehingga LED menyala ketika diberikan logika rendah (0) dan mati pada logika tinggi (255).

Perbedaan Utama

Pada RGB LED Anoda Bersama:

  • Kaki anoda bersama terhubung ke 5V.
  • Nilai PWM 0 menyala penuh, sedangkan PWM 255 mati.
  • Logika terbalik dari tipe katoda bersama.

Komponen yang Dibutuhkan (Anoda Bersama)

  1. Arduino Uno
  2. RGB LED Anoda Bersama
  3. Resistor 220Ω (3 buah)
  4. Breadboard
  5. Kabel Jumper
  6. Laptop/PC dengan Arduino IDE

Rangkaian Elektronika

Pada rangkaian ini:

  • Kaki anoda (terpanjang) terhubung ke 5V Arduino.
  • Kaki warna:
    • Merah (R) ke pin 9 melalui resistor 220Ω
    • Hijau (G) ke pin 10 melalui resistor 220Ω
    • Biru (B) ke pin 11 melalui resistor 220Ω
  • GND Arduino terhubung ke ground breadboard.

Program Arduino

Kode berikut ini sudah disesuaikan dengan logika Anoda Bersama:

int B = 11;
int G = 10;
int R = 9;

void setup() {
  Serial.begin(9600);
  Serial.flush();
  pinMode(R, OUTPUT);
  pinMode(G, OUTPUT);
  pinMode(B, OUTPUT);
}

void loop() {
  // Merah
  analogWrite(R, 0);    // Merah nyala penuh
  analogWrite(G, 255);  // Hijau mati
  analogWrite(B, 255);  // Biru mati
  delay(1000);

  // Hijau
  analogWrite(R, 255);  // Merah mati
  analogWrite(G, 0);    // Hijau nyala penuh
  analogWrite(B, 255);  // Biru mati
  delay(1000);

  // Biru
  analogWrite(R, 255);  // Merah mati
  analogWrite(G, 255);  // Hijau mati
  analogWrite(B, 0);    // Biru nyala penuh
  delay(1000);

  // Putih (Semua warna ON)
  analogWrite(R, 0);    // Merah nyala penuh
  analogWrite(G, 0);    // Hijau nyala penuh
  analogWrite(B, 0);    // Biru nyala penuh
  delay(1000);
}

Cara Kerja

  1. Pada bagian setup(), Arduino menginisialisasi komunikasi serial dan mengatur pin sebagai output.
  2. Pada bagian loop(), LED menyala dengan warna merah, hijau, biru, dan putih secara bergantian, masing-masing selama 1 detik.
  3. Setiap nilai PWM dibalik logikanya (0 = nyala penuh, 255 = mati).

Kesimpulan

Penggunaan RGB LED Anoda Bersama pada Arduino memerlukan pemahaman tentang pembalikan logika PWM. Dengan memahami perbedaan logika antara anoda bersama dan katoda bersama, kita dapat dengan mudah menyesuaikan kode agar LED menyala dengan warna yang diinginkan. Selamat mencoba!

Leave a Comment